Category: Berita

Kembali Gagal Bawa Napoli Juara, Hamsik Mungkin Pindah Sbobet Agenbola8

Kapten sekaigus gelandang andalan Napoli, Marek Hamsik, dipercaya sudah tidak lagi tertarik melanjutkan karirnya di Napoli setelah gagal membawa klub tersebut menjuarai Serie A italia. Terkait dengan isu tersebut, Hamsik sendiri mengakui bahwa kemungkinan dia akan meninggalkan San Paolo pada musim panas mendatang.

Kembali Gagal Bawa Napoli Juara, Hamsik Mungkin Pindah Sbobet Agenbola8

Sebagaimana diketahui, Napoli musim ini menjadi pesaing ketat jUventus dalam perburuan titel Scudetto musim ini, mereka bahkan sempat memuncakki klasemen sementara Serie A italia selama beberapa waktu sebelum kemudian tergeserkan oleh sang juara bertahan. Sempat ada peluang lagi untuk mengambil alih tampuk klasemen saat memenangkan pertandingan di Turin, sayangnya, kembali Napoli gagal meraih kemenangan di laga tersisa.

Pada akhirnya, Napoli gagal finish di puncak klasemen dan kembali harus puas dengan posisi ke-2 pada klasemen akhir livescore, merelakan trofi Serie A Italia lagi kepada sang juara bertahan, Juventus. Tentu saja, kegagalan tersebut membuat napoli merasa kecewa, seluruh elemen klub terlihat kecewa, apalgi mereka sempat merayakan gelar juara saat mengalahkan Juventus di Turin beberapa waktu lalu.

Kapten Marek Hamsik adalah salah satu pihak yang merasa sangat kecewa, dan tentu saja menyesal pada dirinya sendiri. Karenanya, saat ditanya perihal masa depannya bersama Partenopei, yang bersangkutan mengaku masih ragu.

Saya kecewa kami kembali gagal meraih trofi. Saya minta maaf, karena fans kami yang luar biasa sejatinya pantas mendapatkannya, dan saya berterima kasih kepada mereka atas dukungannya. Saya sudah menghabiskan sebagian besar waktu saya di Napoli, memberikan segalanya. Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengambil jalur berbeda. Saya ingin mencoba sesuatu yang baru.î Demikian kata Sang Kapten kepada reporter.

Adapun Sbobet, Napoli kemungkinan besar akan mendatangkan manajer anyar pada bursa transfer musim panas mendatang, dengan Carlo Ancelotti yang diyakini sebagai kandidat kuat menggantikan Mauruzio Sarri.

Andres Iniesta Akan Pensiun Setelah Piala Dunia 2018

Andres Iniesta Akan Pensiun Setelah Piala Dunia 2018

Turnamen Piala Dunia 2018 Rusia mendatang sepertinya akan jadi turnamen Internasional terakhir bagi sejumlah bintang veteran, termasuk diantaranya Andres Iniesta. Ya , Kapten Barcelona ini mengaku akan gantung sepatu dari pentas Internasional selepas Kompetisi empat tahunan tersebut.

Andres Iniesta Akan Pensiun Setelah Piala Dunia 2018

Andres Iniesta, 33 tahun, merupakan salah satu sosok senior di skuat La Furua Roja saat ini. Sejak debutnya bersama dengan Tim Nasional Spanyol di tahun 2006 silam, pemain jebolan akademi Barcelona ini langsung jadi andalan Spanyol di lini tengah dan tak tergantikan hingga saat ini.

Memang harus diakui, impak yang dihadirkan Iniesta bagi Timnas Spanyol sejauh ini terbilang sangat besar., Bahkan, dia adalah salah satu kunci keberhasilan El Matador dalam memenangkan trofi Piala Euro 2008, Piala Dunia 2010 kemudian mengulangi prestasi yang sama di Euro 2010. Masih teringat betul gol tunggal sang Maestro di Final Piala dunia 2010 melawan Belanda pada babak perpanjangan waktu.

Namun kenangan-kenangan indah tersebut tentu tidak bisa jadi patokan sang pahlawan bakal tetap mendapatkan tempatnya di skuat utama Spanyol mengingat saat ini usianya sudah menginjak 33 tahun. Performanya memang tak menurun, tapi kekuatan fisiknya terlihat rentan, dengan cedera yang sering menimpa belakangan ini.

Karenanya, Iniesta mengakui bahwa turnamen Piala dunia 2018 mendatang akan jadi turnamen terakhirnya bersama dengan Tim Nasional Spanyol.

“Piala Dunia besok adalah penampilan terakhir saya bersama Tim Nasional, Saya tidak mau berada di tim nasional, hanya karena apa yang sudah saya lakukan untuk tim ini di masa lampau. Ini bukan mengenai kecintaan saya, namun keputusan ini saya buat berdasarkan bagaimana perasaan saya dan bagaimana saya bisa berkontribusi untuk tim ini.” ujar Iniesta kepada Cadena Ser.

Barcelona Akan Juara Liga Champions Jika Messi Tak Terbendung

Barcelona Akan Juara Liga Champions Jika Messi Tak Terbendung

Salah seorang legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, merasa bahwa saat ini Barcelona adalah salah satu rim Favorit di Ajang Liga Champions Eropa musim ini. Jika performa apik Lionel Messi tak terbendung, Raksasa Catalan tersebut dipercaya bakal memenangi kompetisi pada akhir musim nanti.

Barcelona Akan Juara Liga Champions Jika Messi Tak Terbendung

Sebagaimana diketahui, Bintang Super asal Argentina tersebut memang merupakan salah satu faktor utama kelolosan Barcelona menuju babak perempat final Liga Champions Eropa musim ini. Tiga gol yang dia sarangkan ke gawang Chelsea dalam dua leg pertemuan di babak 16 besar kemarin, serta satu buah assistnya secara langsung memperlihatkan andil besar sang pemain .

Messi yang telah berusia 30 tahun memang memperlihatkan performa gemilang dalam dua leg tersebut, bahkan bisa dikatakan sejak fase group ajang tahunan ini. Dan jika performa seperti itu terus berlanjut, dipercaya Barcelona bakal jadi kandidat kuat Juara Liga Champions Eropa di akhir musim nanti menurut Legenda AC Milan, Andriy Shechenko.

“Kalau Messi bermain seperti itu, seperti pada Rabu lalu [kontra Chelsea], Barca akan menjadi jawara Eropa musim ini, Messi yang ini tidak terhentikan. Kita telah melihatnya melawan Chelsea. Dia berada di level sangat tinggi.” ungkap Sheva, yang bertindak sebagai duta final Liga Champions musim ini di Kiev, kepada El Mundo Deportivo.

Laga-laga perempat-final lainnya mempertemukan dua finalis musim lalu Real Madrid dan Juventus, duel sesama tim Inggris antara Liverpool dan Manchester City, serta Sevilla versus Bayern Munich, Sementara itu Barcelona sendiri akan berhadapan dengan AS Roma pada babak delapan besar nanti.

Lewat sepasang gol yang dia sarangkan ke gawang Chelsea kemarin, Lionel Messi berhasil mengoleksi 100 gol di ajang Liga Champions Eropa.

Pelatih Barcelona Antisipasi Serangan Balik Chelsea

Pelatih Barcelona Antisipasi Serangan Balik Chelsea

Pertandingan seru nan klasik bakal mewarnai putaran kedua leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa tengah pekan ini antara Barcelona melawan Chelsea di Estadio Camp Nou. Jelang pertandingan tersebut, pelatih Ernesto Valverde enggan lengah dan akan mengantisipasi taktik serangan balik sang wakil Inggris.

Pelatih Barcelona Antisipasi Serangan Balik Chelsea

Setelah pertandingan leg pertama yang berlangsung di Stamford Bridge akhir Februari kemarin, Barcelona lebih diunggulkan melaju ke babak delapan besar. Pasalnya, pada partai leg pertama mereka sanggup menahan imbang juara bertahan premier League tersebut lewat skor akhir 1-1. Bermain di kandang sendiri pada leg kedua jadi keuntungan besar bagi raksasa Catalan.

Kendati tentu tugas Barcelona akan lebih mudah pada leg kedua, namun pelatih Ernesto Valverde enggan lengah , timnya bakal tetap menyerang chelsea sepanjang pertandingan namun tanpa menghilangkan antisipasi akan siasat serangan balik yang kerap diterapkan Antonio Conte pada tim asuhanya.

“Saya berharap duel berjalan kurang lebih sama dengan pertemuan pertama. Chelsea merupakan tim yang bisa mencetak gol kapan saja bahkan tampil menekan di kandang kami sendiri,”

“Kita semua tahu jika Chelsea bermain dengan menunggu di belakang, mereka jadi begitu taktikal. Mereka sangat bagus ketika bertahan, tapi juga sangat kuat kala menyerang. Kami harus waspada karena musim lalu mereka merupakan tim dengan serangan balik terbanyak di Liga Primer Inggris. Kami akan keluar menyerang dan bermain maksimal. Kami berharap bisa memiliki nilai plus untuk lolos ke perempat-final,” tutur Valverde, seperti dkutip Goal Spanyol.

Barcelona sendiri sepanjang musim ini hanya menelan satu kekalahan saja di semua ajang, yang tak lain kekalahan dari Espanyol pada leg pertama babak semifinal Copa Del Rey beberapa waktu lalu.

Antonio Conte Angkat Bicara Soal Kritik Eden Hazard

Antonio Conte Angkat Bicara Soal Kritik Eden Hazard

Gelandang Eden Hazard akhirnya mendapat tanggapan dari Antonio Conte terkait dengan kritik yang sempat dia layangkan beberapa waktu lalu mengenai taktik yang diterapkan sang manajer dalam laga kontra Manchester City kemarin. Pelatih asal Italia mengaku sama sekali tak menyesal karena menurunkan Hazard sebagai penyerang.

Antonio Conte Angkat Bicara Soal Kritik Eden Hazard

Seperti diketahui, Antonio Conte menuai banyak kritik terkait dengan taktik yang diterapkannya dalam pertandingan melawan Manchester City akhir pekan kemarin, dimana Chelsea sendiri akhirnya telan kekalahan tipis 1-0 dari tuan rumah saat itu. Yang mengecewakan sebenarnya bukan kekalahan, tapi performa The Blues sepanjang laga.

Sejak awal, Chelsea terlihat hanya bertahan saja bahkan hanya mampu mencatatkan satu shot on gol dan membiarkan tim tuan rumah mencatatkan 902 umpan sukses. Bahkan, kritik yang mendatangi sang manajer tak hanya datang dari luar saja, tapi juga dari salah seorang pemain nya Eden Hazard.

Gelandang Internasional belgia itu mengaku bingung kenapa dirinya diturunkan sebagai seorang penyerang tengah, bukannya mengandalkan Olivier Giroud atau Alvaro Morata pada posisi tersebut. Namun, menanggapi hal ini mantan pelatih Tim Nasional Italia mengaku tak menyesali keputusan taktiknya tersebut.

“Jika saya pikir itu baik untuk tim, itu OK, Sebaliknya, saya bisa mengambil keputusan lain dan bermain dengan seorang striker. Mungkin saya bisa mengambil keputusan lain. Ada tiga pemain untuk dua posisi. Satu harus duduk di bangku cadangan. Kemudian, saya harus memutuskan siapa yang harus dicadangkan.”

“Sudah pasti, [Giroud] siap. Ia punya karakter khusus, Olivier. Ia adalah pemain kuat dan punya keunggulan fisik. Saya pikir itu, dalam beberapa laga, adalah tepat untuk memainkannya. Dalam laga ini, akan tepat untuk bermain dengan Morata. Pada situasi lain, saya pikir tepat untuk melanjutkan Hazard sebagai No.9. Saya ulangi, saya tak suka bicara dengan pers tentang apa yang terjadi pada satu pemain, dua pemain, atau tim,” ujar Conte.

Absensi Neymar Tak Pengaruhi Performa PSG

Absensi Neymar Tak Pengaruhi Performa PSG

Manajer Real madrid, Zinedine Zidane, angkat bicara perihal absensi bintang andalan Paris Saint-Germain, Neymar Jr pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa, Rabu dinihari WIB Besok (07/03) waktu setempat. Menurutnya, Tanpa Neymar, PSG masih bisa tampil maksimal.

Absensi Neymar Tak Pengaruhi Performa PSG

Sebagaimana diketahui, Paris Saint-germain memang dipastikan bakal bermain tanpa Neymar saat menjamu Real madrid pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions Eropa tengah pekan ini. Bintang muda Brazil tersebut diketahui mengalami cedera yang cukup parah saat Les Parisiens menekuk Olympique Marseille dengan skor akhir 3-1 di ajang Ligue 1 Prancis.

Dengan Absensinya Neymar, tentu saja kekuatan Paris Saint-Germain tidak akan sesempurna seperti biasanya, terlebih berhadapan dengan tim sekelas Real Madrid, dimana kehadiran Neymar sejatinya benar-benar dibutuhkan. Karenanya, banyak yang memprediksi bahwa Paris Saint-Germain tidak akan mampu berbuat banyak di pertandingan leg kedua nanti.

Tapi anggapan itu tak sejalan dengan pandangan manajer Real Madrid, Zinedine Zidane, karena menurutnya Absensi Neymar masih bisa ditutupi oleh kehadiran Angel Di Maria, mantan Winger Real Madrid yang cukup berperan dalam keberhasilan klub memenangkan Liga Champions Eropa di tahun 2013 silam.

“Hal itu [Absennya Neymar] tidak mengubah apapun namun di saat yang sama absennya dia mengubah segalanya. Dia tidak diragukan lagi adalah pemain yang sangat hebat, namun bagi kami itu tidak mempengaruhi apapun, karena ada pemain lain yang siap menggantikannya.”

“Pemain pengganti itu akan benar-benar termotivasi pada laga ini dan ia akan bertekad mengeluarkan performa terbaiknya. Dari segi motivasi, hal itu juga tidak mengubah apapun karena kami akan melawan tim yang sangat kompetitif dan bermaterikan banyak pemain hebat.” Demikian ujar Zidane di halaman resmi Real Madrid.

Antonio Conte Akui Keunggulan Manchester City

Antonio Conte Akui Keunggulan Manchester City

Kendati pada akhirnya kalah dengan skor tipis 0-1 dari sang pemuncak klasemen Manchester City, namun manajer Chelsea Antonio Conte tetap mengakui keunggulan Citizen sepanjang pertandingan tersebut.

Antonio Conte Akui Keunggulan Manchester City

Seperti diketahui, Chelsea bertandang ke Etihad Stadium pada Minggu Malam WIB kemarin (05/03) waktu setempat, dalam pertandingan tersebut tim arahan Antonio Conte kebobolan lebih dulu lewat gol Sergio Aguero, dan lebih siap lagi karena akhirnya mereka harus bermain dengan 10 pemain saja sampai laga berakhir.

Kendati demikian, banyak yang mengkritisi habis performa Chelsea dalam pertandingan tersebut karena mereka hanya menerapkan taktik bertahan sepanjang pertandingan. Bahkan, The Blues membiarkan Manchester city mencatakan rekor baru dengan catatan 902 umpan sukses sepanjang pertandingan, sementara tim besutan Antonio Conte hanya melepas satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan itu.

Selepas pertandingan tersebut, hanya sanjungan yang bisa diberikan kepada Citizen terkait dengan performa mereka musim ini, dimana menurut pelatih asal Italia itu, Manchester City telah menunjukkan kualitas mereka sebagai tim yang tak terhentikan dan memang layak berada di puncak klasemen sementara saat ini.

“Saya pikir mereka menunjukkan perbedaan antara mereka dan kami pada momen ini–25 poin adalah jarak yang besar. Saya pikir kami bisa menyesal di pertandingan lain, tapi tidak untuk ini karena saya pikir usaha dari para pemain adalah usaha yang penting.”

“Ketika Anda bermain lawan Manchester City, lawan tipe tim ini, mereka menunjukkan kualitas yang fantatis, tapi di waktu yang sama adalah mentalitas yang fantastis. Ketika Anda memiliki kualitas dan mentalitas, Anda menjadi tidak bisa dihentikan.” ujar Conte kepada wartawan usai pertandingan.

Antoine Griezmann Tak Akan Terpengaruh Isu Transfer

Juru taktik Atletico Madrid, Diego Simeone, menegaskan bahwa penyerang andalannya, Antoine Griezmann tidak akan terpengaruh oleh isu transfer yang belakangan ini mengaitkannya dengan Barcelona, seiring pertemuan melawan Raksasa Catalan akhir pekan ini.

Sebagaimana diketahui, pemain tim nasional prancis tersebut sebenarnya sudah dikaitkan dengan kemungkinan hengkang pada bursa transfer musim panas kemarin, dengan Manchester United sebagai tim destinasi yang bersangkutan, akan tetapi pada akhirnya eks Real Sociedad itu memutuskan bertahan di Atletico terkait dengan sanksi Embargo Transfer yang tengah dijalani Los Rojiblancos.

Walau demikian, Griezmann dipercaya akan tetap meninggalkan Atletico Madrid. Setelah melewatkan bursa transfer musim dingin Januari kemarin, yang bersangkutan dipercaya akan memanfaatkan musim panas mendatang untuk mencari klub baru. Belakangan ini, Griezmann dikaitkan erat dengan raksasa Catalan, Barcelona.

Isu tersebut semakin berkembang, terkini dipercaya Griezmann telah mencapai kesepakatan personal dengan Raksasa Catalan tersebut. Terlepas dari benar atau tidak, tapi yang jadi pertanyaan sekarang adalah, akankah isu transfer tersebut bakal mempengaruhi performa Griezmann saat Atletico Madrid bertandang ke Camp Nou, minggu mendatang (04/03) ?

Pelatih Diego Simeone bisa memastikan bahwa Griezmann bakal tetap fokus pada performanya di atas lapangan.

“Sejujurnya, saya tidak yakin jika Griezmann membaca berita kalian [Media]. Kami sudah bermain dengan sangat konsisten di tiga pertandingan terakhir. Namun kami harus bisa menjaga intensitas kami dan kami juga harus tahu ke mana arah kami selanjutnya.”

“Kami bermain dengan gaya yang sangat bersemangat dan kami selangkah lagi memaksimalkan potensi Individual kami. Jika kami bermain kolektif maka kami akan semakin kuat sebagai sebuah tim.” Simeone seperti yang dilansir Goal International.

Arsene Wenger Mulai Lelah Terus ditanya Soal Masa Depan

Arsene Wenger Mulai Lelah Terus ditanya Soal Masa Depan

Juru taktik Arsenal, Arsene Wenger, sepertinya sudah mulai kesal dengan pertanyaan demi pertanyaan yang diajukan para jurnalis mengenai masa depannya di Emirates Stadium. Pelatih asal Prancis tersebut mengaku sudah lelah mendapati pertanyaan yang sama, karena menurutnya sama sekali tak penting.

Arsene Wenger Mulai Lelah Terus ditanya Soal Masa Depan

Sebagaimana diketahui, isu kepergian Wenger dari Arsenal memang sudah terdengar dalam beberapa musim terakhir ini, tapi yang paling santer adalah saat musim panas kemarin. Pelatih asal Prancis dipercaya bakal didepak The Gunners setelah gagal mengantarkan klub finish di empat besar klasemen akhir Premier League.

Namun yang terjadi justru sebaliknya, pihak Arsenal memberikan kontrak baru kepada mantan pelatih AS Monaco tersebut yang berdurasi dua tahun. Dengan bertekad membawa Arsenal meraih prestasi yang lebih baik musim ini, faktanya Wenger justru kembali mendapati situasi yang kurang lebih sama, sebagaimana tim asuhannya kesulitan menembus empat besar klasemen sementara.

Tak heran jika isu kepergian Wenger kembali menguap ke permukaan, dan belakangan, para jurnalis dan reporter beberapa kali mengajukan pertanyaan tersebut kepada pelatih asal Prancis. Namun, Wenger sendiri mengaku lelah mendengar pertanyaan yang sama selama ini, dimana jawaban dari pertanyaan tersebut menurutnya tidak penting sama sekali.

“Apakah itu akan menghentikan Anda tidur, bahwa posisi saya mungkin tidak pasti atau pasti? Tidak. Yang menarik dalam sepakbola adalah performa tim, pertandingan yang akan Anda lihat pada Kamis malam,”

“Semua sisanya mungkin bisa menjadi berita utama tapi tidak terlalu menarik. Saya kagum saya harus menjawab tentang hal-hal yang persis sama – saya di sini selama 21 tahun dan menolak seisi dunia untuk menghormati kontrak saya,” ketusnya seperti dilansir Sportsmole.

32 Pertandingan Tanpa Terkalahkan, Valverde Lalui Rekor Guardiola

32 Pertandingan Tanpa Terkalahkan, Valverde Lalui Rekor Guardiola

Belum genap satu musim menangani FC Barcelona, pelatih anyar Ernesto Valverde sudah mencatatkan rekor baru di klub Catalan tersebut. Mantan pelatih Athletic Bilbao telah mencatatkan 32 pertandingan tanpa terkalahkan, dimana catatan itu sendiri melampaui rekor Pep Guardiola.

32 Pertandingan Tanpa Terkalahkan, Valverde Lalui Rekor Guardiola

Sebagaimana diketahui, Valverde ditunjuk Barcelona untuk menggantikan Luis Enrique pada musim panas kemarin. Awalnya, banyak pihak yang meragukan kiprah Valverde sebagai juru taktik Barcelona , pasalnya Valverde sendiri sebelumnya menangani tim papan tengah sekelas Athletic Bilbao, dan di samping itu Barcelona juga telah kehilangan neymar jr, yang diketahui sebagai salah satu pentolan utama klub.

Namun, Barcelona arahan Valverde justru tampil melebihi ekspektasi, dengan faktanya mereka belum terkalahkan di ajang La lIga spanyol sampai memasuki jornada ke-25. Terkini, Messi cs berhasil menggasak Girona dengan skor telak 6-1. Kemenangan tersebut sendiri berarti spesial bagi Barcelona , terutama Pelatih Ernesto Valverde yang mencatatkan rekor anyar.

Dengan kemenangan atas Girona, total yang bersangkutan sudah melalui 32 laga tanpa kekalahan di semua ajang. Jumlah tersebut sendiri berhasil melampaui torehan pelatih Fenomenal Barcelona, Pep Guardiola . Rekor ini sekaligus menjadi terbaik yang kedua setelah Real Sociedad yang tak pernah kalah dalam 38 pertandingan yang terjadi antara tahun 1979 hingga 1980.

Rekor tak terkalahkan terpanjang di Barca sebelumnya dipegang oleh Guardiola. Pada musim 2010/2011, pelatih yang saat ini menangani Manchester City tersebut pernah mencatatkan tak pernah mengalami kekalahan di 31 pertandingan secara beruntun.

Tentu saja, kemenangan tersebut juga praktis membawa Barcelona semakin digdaya di puncak klasemen sementara dengan keunggulan 10 poin atas rival terdekatnya, Atletico Madrid .

Sejauh ini, Barcelona hanya menelan satu kekalahan saja, tepatnya saat berhadapan dengan Espanyol di ajang Piala Raja.